EUR/GBP menguat di atas 0,8650 seiring isyarat ECB yang mendekati fase suku bunga stabil. Data PDB Inggris yang solid berpotensi menahan tekanan penurunan suku bunga BoE.
Sinyal Suku Bunga Stabil ECB Perkuat Euro
Pasangan mata uang EUR/GBP menunjukkan penguatan yang semakin solid pada awal perdagangan sesi Eropa hari Senin, dengan pergerakan bertahan di kisaran 0,8675, atau nyaman di atas level psikologis 0,8650. Kinerja ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap Euro (EUR), seiring dengan sinyal dari Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang mengindikasikan bahwa fase penyesuaian suku bunga kemungkinan besar telah mendekati titik stabil.
Penguatan EUR terhadap Pound Sterling (GBP) terjadi di tengah kombinasi sentimen moneter yang kontras antara kawasan euro dan Inggris. Di satu sisi, ECB menegaskan pendekatan kebijakan yang hati-hati dan berbasis data, sementara di sisi lain, Bank of England (BoE) masih berada di bawah tekanan pasar untuk mulai melonggarkan kebijakan moneternya, meskipun data ekonomi Inggris terbaru memberikan sedikit ruang bernapas bagi otoritas moneter tersebut.
ECB Isyaratkan Akhir Siklus Pelonggaran
Euro mendapatkan dukungan signifikan dari pernyataan terbaru pejabat ECB yang menegaskan bahwa bank sentral Eropa tidak berada dalam posisi terburu-buru untuk kembali mengubah arah kebijakan moneternya. Setelah mengakhiri siklus pemangkasan suku bunga pada Juni 2025, ECB mempertahankan suku bunga acuannya dan mengisyaratkan bahwa kebijakan saat ini dinilai sudah berada pada tingkat yang konsisten dengan proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam pernyataan bulan lalu, Dewan Pengatur ECB menekankan bahwa setiap keputusan kebijakan ke depan akan diambil berdasarkan pendekatan “data-dependent dan meeting-by-meeting”, tanpa komitmen awal terhadap jalur suku bunga tertentu. Artinya, selama proyeksi ekonomi—khususnya inflasi—tetap sejalan dengan target, ECB tidak melihat urgensi untuk kembali memangkas atau menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Nada komunikasi yang relatif hawkish-netral ini dipersepsikan pasar sebagai sinyal bahwa ECB semakin dekat dengan fase kebijakan suku bunga stabil, sebuah kondisi yang cenderung mendukung nilai tukar Euro. Investor menilai stabilitas kebijakan moneter sebagai faktor positif di tengah ketidakpastian global, sehingga meningkatkan daya tarik mata uang tunggal Eropa.
Data PDB Inggris Redam Spekulasi Pelonggaran BoE
Sementara itu, pergerakan Pound Sterling cenderung lebih berhati-hati meskipun mendapat dukungan dari data ekonomi domestik yang lebih baik dari perkiraan. Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris secara bulanan tumbuh 0,3% pada November, berbalik arah dari kontraksi 0,1% pada Oktober dan jauh melampaui ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan ekspansi sebesar 0,1%.
Data PDB yang solid ini membantu meredakan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Inggris yang lebih dalam, sekaligus menurunkan spekulasi bahwa BoE akan segera memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Bahkan, peluang penurunan suku bunga pada Februari kini dinilai semakin kecil oleh sebagian pelaku pasar.
Meski demikian, dampak positif data PDB terhadap GBP masih terbatas. Pasar menilai bahwa satu data positif belum cukup untuk sepenuhnya mengubah ekspektasi kebijakan moneter BoE, terutama di tengah tantangan struktural ekonomi Inggris dan inflasi yang masih menjadi perhatian utama.
EUR/GBP di Persimpangan Sentimen Moneter
Kombinasi antara sinyal stabilitas dari ECB dan ketidakpastian arah kebijakan BoE membuat EUR/GBP berada dalam fase konsolidasi dengan bias bullish ringan. Di satu sisi, Euro mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa ECB telah selesai dengan pelonggaran kebijakan. Di sisi lain, Pound Sterling masih menghadapi risiko tekanan jika data ekonomi ke depan kembali melemah.
Para analis menilai bahwa selama ECB mempertahankan narasi kebijakan yang konsisten dan inflasi zona euro tetap terkendali, Euro akan tetap relatif kuat terhadap mata uang utama lainnya, termasuk GBP. Namun, potensi penguatan lebih lanjut pada pasangan ini bisa tertahan apabila Inggris terus mencatatkan data ekonomi yang solid.
Fokus Pasar Beralih ke Data Kunci Inggris
Ke depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada serangkaian rilis data ekonomi penting dari Inggris, khususnya data ketenagakerjaan dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dijadwalkan rilis akhir pekan ini. Data-data tersebut akan menjadi penentu utama arah ekspektasi kebijakan moneter BoE dalam beberapa bulan mendatang.
Jika data inflasi dan tenaga kerja menunjukkan ketahanan yang lebih kuat dari perkiraan, tekanan terhadap BoE untuk segera memangkas suku bunga dapat berkurang. Dalam skenario tersebut, Pound Sterling berpotensi menguat dalam jangka pendek, sehingga membatasi ruang kenaikan EUR/GBP.
Sebaliknya, jika data menunjukkan pelemahan yang signifikan—misalnya inflasi yang turun lebih cepat atau pasar tenaga kerja yang mulai melunak—pasar kemungkinan akan kembali mempercepat ekspektasi pelonggaran kebijakan BoE. Kondisi ini akan menjadi katalis positif bagi EUR/GBP untuk melanjutkan penguatan di atas level saat ini.
Prospek Teknis dan Fundamental EUR/GBP
Dari perspektif teknikal, pergerakan EUR/GBP yang mampu bertahan di atas 0,8650 mencerminkan adanya minat beli yang cukup kuat di area tersebut. Level ini kini berfungsi sebagai support penting dalam jangka pendek. Selama pasangan ini bertahan di atas zona tersebut, bias pergerakan cenderung tetap ke atas.
Namun, untuk membuka ruang kenaikan yang lebih signifikan, EUR/GBP perlu mendapatkan katalis tambahan, baik dari pernyataan lanjutan ECB yang lebih hawkish maupun dari pelemahan data ekonomi Inggris. Tanpa dukungan tersebut, pasangan ini berpotensi bergerak sideways sembari menunggu kejelasan arah kebijakan moneter kedua bank sentral.
Secara keseluruhan, penguatan EUR/GBP di awal pekan mencerminkan dominasi sentimen positif terhadap Euro, didukung oleh sinyal ECB yang mengarah pada stabilitas suku bunga. Sementara itu, Pound Sterling mendapatkan dukungan sementara dari data PDB Inggris yang solid, namun masih dibayangi ketidakpastian terkait arah kebijakan BoE.
Dengan fokus pasar kini beralih ke data ketenagakerjaan dan inflasi Inggris, volatilitas EUR/GBP diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat. Selama ketidakpastian tersebut belum terjawab, pasangan mata uang ini kemungkinan akan tetap mengumpulkan kekuatan di atas 0,8650, dengan kecenderungan bergerak hati-hati mengikuti perkembangan data dan sinyal kebijakan moneter terbaru.