Panduan lengkap sesi New York forex: waktu trading terbaik, volatilitas tinggi, overlap Eropa-AS, serta pair paling menguntungkan untuk trader pemula hingga profesional.
Karakteristik, Volatilitas, dan Pair Forex Terbaik untuk Diperdagangkan
Sesi New York merupakan salah satu periode perdagangan paling berpengaruh dalam pasar forex global. Setelah pedagang Eropa kembali dari istirahat makan siang mereka, pasar Amerika Serikat mulai aktif sekitar pukul 20:00 WIB, menandai dimulainya sesi New York. Pada saat inilah banyak pelaku pasar besar—termasuk bank, institusi keuangan, hedge fund, dan trader profesional—masuk dan mulai mengeksekusi transaksi.
Sama seperti sesi Asia dan sesi Eropa, sesi New York memiliki pusat finansial utama yang menjadi acuan seluruh pasar dunia. Kota New York—yang dikenal sebagai “The City That Never Sleeps”—menjadi episentrum aktivitas perdagangan forex di Amerika Utara. Sekitar 17% dari total volume transaksi forex global berasal dari kota ini. Besarnya porsi ini membuat sesi New York sangat penting bagi trader karena sering menghadirkan volatilitas tinggi serta peluang perdagangan menarik.
Meskipun disebut “sesi New York”, periode ini mencakup aktivitas dari berbagai pusat finansial di Amerika Utara, termasuk Chicago dan Toronto, yang juga memainkan peran signifikan dalam dinamika likuiditas dan pergerakan harga.
Range Pip Rata-Rata Sesi New York
Berikut adalah kisaran rata-rata pergerakan pip pada sesi New York untuk pasangan mata uang utama (berdasarkan riwayat data masa lalu):
| Pair | Range Pip (New York) |
|---|---|
| EUR/USD | 77 |
| GBP/USD | 68 |
| USD/JPY | 34 |
| AUD/USD | 68 |
| NZD/USD | 62 |
| USD/CAD | 67 |
| USD/CHF | 56 |
| EUR/JPY | 72 |
| GBP/JPY | 77 |
| AUD/JPY | 71 |
| EUR/GBP | 50 |
| EUR/CHF | 46 |
Data tersebut hanya bersifat referensi dan bukan angka pasti. Range pip dapat berubah tergantung pada:
* kondisi likuiditas,
* rilis berita berdampak tinggi,
* pergerakan pasar global,
* dan sentimen trader.
Perlu dicatat bahwa kisaran EUR/CHF dapat berbeda pada periode ketika franc Swiss sempat dipatok terhadap euro pada 1,2000.
Karakteristik Utama Sesi New York
Sesi New York memiliki perilaku pasar yang khas dan berbeda dari sesi Asia maupun Eropa. Berikut beberapa fitur penting yang perlu diketahui trader:
1. Likuiditas Tinggi Pada Awal Sesi
Likuiditas meningkat tajam saat sesi Eropa dan sesi New York tumpang tindih. Overlap kedua pasar besar ini menciptakan pergerakan harga yang lebih jelas, cepat, dan agresif—sebuah kondisi ideal bagi trader harian.
2. Banyak Rilis Data Ekonomi AS Dipublikasikan di Pagi Hari
Sebagian besar laporan ekonomi penting Amerika Serikat—seperti NFP, CPI, GDP, PPI, Retail Sales, dan klaim pengangguran—dirilis pada awal sesi New York.
Karena 85% transaksi forex global melibatkan USD, setiap data makro AS memiliki kemampuan mengguncang pasar secara signifikan.
3. Likuiditas Menurun Setelah Sesi Eropa Tutup
Ketika pasar Eropa tutup, volume perdagangan mulai berkurang. Pergerakan harga cenderung melambat, kecuali ada berita mendadak atau rilis data penting AS.
4. Sedikit Pergerakan pada Jumat Sore
Menjelang akhir pekan, khususnya pada Jumat sore:
* Trader Asia sudah tidak aktif.
* Trader Eropa berhenti untuk akhir pekan.
* Banyak trader AS mulai menutup posisi untuk menghindari risiko gap harga di hari Senin.
Karena itu, volatilitas sering turun drastis.
5. Potensi Pembalikan di Akhir Sesi pada Hari Jumat
Saat trader AS menutup posisi menjelang akhir pekan, sering terjadi reversal atau pembalikan arah, terutama pada pair yang volatil seperti GBP/JPY dan EUR/USD.
Pair Terbaik untuk Diperdagangkan pada Sesi New York
Sesi New York dikenal dengan likuiditas yang sangat besar, terutama selama beberapa jam pertama ketika overlapped dengan sesi Eropa. Pada periode ini, bank-bank besar dan korporasi multinasional melakukan transaksi dalam jumlah besar, sehingga trader memiliki peluang untuk mendapatkan pergerakan harga yang jelas.
Secara umum, trader lebih disarankan untuk memfokuskan perhatian pada pair mayor (major pairs) karena:
* spread lebih rendah,
* likuiditas lebih tinggi,
* dan respon cepat terhadap berita ekonomi.
Beberapa pair populer yang sering memberikan peluang selama sesi New York meliputi:
* EUR/USD
* GBP/USD
* USD/JPY
* USD/CAD
* USD/CHF
Karena USD berada di sisi lain sebagian besar transaksi global, semua eyes on U.S. data. Jika rilis data AS datang jauh berbeda dari prediksi, USD dapat melonjak atau terjun bebas dan menciptakan peluang trading besar dalam hitungan menit.
Trader yang lebih agresif dapat mempertimbangkan pair cross seperti:
* EUR/JPY
* GBP/JPY
* AUD/JPY
Cross JPY sering kali bergerak lebih volatile pada awal sesi New York, terutama jika ada berita ekonomi besar atau perubahan sentimen risiko global.
Sesi New York adalah salah satu waktu terbaik untuk berdagang forex karena tingginya likuiditas, besarnya pengaruh USD terhadap pasar global, dan tumpang tindih sesi dengan pasar Eropa. Trader dapat memanfaatkan volatilitas awal sesi, rilis data penting AS, dan pergerakan besar pada pair mayor untuk mendapatkan peluang perdagangan yang optimal.
One thought on “Sesi New York Forex: Waktu Trading Terbaik, Volatilitas Tertinggi, dan Pair Paling Menguntungkan”