Strategi Trading Forex Terbaik untuk Pemula & Profesional
Berita Forex

Prakiraan Harga USD/JPY: Arah Penurunan Baru Diprakirakan di Bawah 155,00

✍️ 📅 👁 3 views

Yen Jepang (JPY) diperdagangkan relatif datar terhadap Dolar AS (USD) di sekitar 156,00 pada awal pekan, namun tetap mendekati level terendah empat bulan di 155,23. Pasangan mata uang ini secara umum tetap tertekan berkat kinerja JPY yang lebih baik sepanjang pekan lalu, yang didorong oleh komentar hawkish dari anggota dewan Bank of Japan (BoJ), Hajime Takata.

  • USD/JPY diperdagangkan di sekitar 156,00, mendekati level terendah empat bulan di 155,23.
  • Yen menguat tajam dari 160 pada 2 September ke serendah 155,30, pergerakan sekitar 5 big figure.
  • Komentar hawkish anggota dewan BoJ, Hajime Takata, perkuat spekulasi jalur pengetatan yang lebih agresif.
  • MUFG menilai data neraca transaksi berjalan BoJ tidak menunjukkan indikasi intervensi valas.

Apa yang Mendorong Penguatan Tajam Yen Jepang Belakangan Ini?

Analis di MUFG menyoroti adanya pergerakan signifikan di pasar valuta asing (valas), dengan Yen Jepang khususnya menguat tajam dari level 160 pada 2 September hingga serendah 155,30 pada semalam sebelumnya, sebuah pergerakan sekitar 5 big figure. Pergerakan setajam ini dalam rentang waktu kurang dari dua pekan tergolong signifikan di pasar valas mata uang utama, dan menjadi salah satu sorotan utama pelaku pasar pekan ini.

Bagaimana Komentar Anggota Dewan BoJ Hajime Takata Memengaruhi Pasar?

MUFG mencatat bahwa pergerakan tajam pada Yen terjadi di tengah latar belakang kebijakan yang lebih luas. Anggota Dewan BoJ, Hajime Takata, yang dikenal sebagai salah satu anggota BoJ paling hawkish, menyampaikan pidato pada awal pekan ini yang membuka peluang bagi kenaikan suku bunga yang lebih besar serta kenaikan berturut-turut. Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi pasar bahwa BoJ dapat mempertimbangkan jalur pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif, apabila kondisi ekonomi dan inflasi Jepang mendukung langkah tersebut.

Apakah Pelemahan USD/JPY Dipicu oleh Intervensi BoJ?

MUFG turut menyoroti pelemahan Dolar AS secara lebih luas sebagai pemicu lain di balik penurunan signifikan USD/JPY, sekaligus menepis kemungkinan bahwa pergerakan tersebut dipicu oleh intervensi BoJ. Bank tersebut menyampaikan bahwa tidak sepenuhnya jelas apakah pergerakan pada USD/JPY didorong oleh intervensi valas, namun data neraca transaksi berjalan BoJ untuk hari Rabu tidak menunjukkan indikasi bahwa pergerakan tersebut didorong oleh intervensi. MUFG justru menunjuk pelemahan Dolar AS yang lebih luas serta kenaikan mata uang di kawasan regional sebagai pendorong utama di balik pergerakan tersebut.

Data Apa yang Dinantikan Pasar Pekan Ini?

Selain perkembangan kebijakan BoJ, para investor juga tengah menunggu rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK/CPI) Amerika Serikat untuk bulan Agustus, yang dijadwalkan dipublikasikan hari Jumat. Data inflasi AS ini diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) ke depan, yang pada gilirannya turut memengaruhi pergerakan USD secara keseluruhan, termasuk terhadap Yen Jepang.

Bagaimana Analisis Teknikal USD/JPY Saat Ini?

Pada grafik harian, USD/JPY diperdagangkan di 155,95, mempertahankan bias jangka pendek bearish karena harga spot tetap jauh di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 hari yang berada di 159,92. Jarak yang cukup lebar antara harga saat ini dengan SMA tersebut menunjukkan bahwa kerangka tren naik yang lebih luas masih berada di atas harga, dengan para penjual yang memegang kendali penuh untuk saat ini.

Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 32, sedikit di atas wilayah jenuh jual (oversold). Posisi ini mengisyaratkan bahwa momentum penurunan sudah cukup memanjang, namun belum memberikan sinyal pembalikan arah yang benar-benar terkonfirmasi.

Baca juga, Rupee India Dibuka Positif pada Awal Pekan, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa RBI

Level Support dan Resistance Kunci USD/JPY

Pada sisi atas, SMA 100 hari di 159,92 menjadi resistance berarti pertama yang perlu direbut kembali oleh para pembeli, untuk meredakan tekanan penurunan saat ini sekaligus membuka kembali jalan menuju level yang lebih tinggi. Pada sisi bawah, level terendah empat bulan di 155,25 menjadi zona support utama; apabila level tersebut tertembus, pasangan mata uang ini berpotensi menghadapi gelombang penurunan baru.

Jenis Level Harga (USD/JPY) Keterangan
Resistance 159,92 SMA 100 hari, perlu direbut kembali untuk redakan tekanan turun
Harga saat ini 155,95 Bertahan jauh di bawah SMA 100 hari, bias bearish jangka pendek
Support 155,25 Level terendah empat bulan
RnD
Tim Redaksi Forexinsidertips