EUR/JPY Tertahan di Bawah 184,00

Pasangan EUR/JPY bergerak stabil di bawah level 184,00 seiring sinyal lanjutan pengetatan kebijakan Bank of Japan, sementara Euro mendapat dukungan…
1 Min Read 1 16

Pasangan EUR/JPY bergerak stabil di bawah level 184,00 seiring sinyal lanjutan pengetatan kebijakan Bank of Japan, sementara Euro mendapat dukungan dari ekspektasi berakhirnya siklus pemangkasan suku bunga ECB.

Isyarat Pengetatan BoJ Menopang Yen Jepang

Pasangan mata uang EUR/JPY bergerak relatif stabil pada awal sesi perdagangan Eropa hari Selasa, bertahan di kisaran 183,80 dan tetap berada di bawah level psikologis 184,00. Pergerakan yang cenderung datar ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah volume perdagangan yang diperkirakan tipis menjelang libur Tahun Baru, serta fokus investor terhadap arah kebijakan moneter dua bank sentral utama: Bank of Japan (BoJ) dan Bank Sentral Eropa (ECB).

Stabilnya EUR/JPY terjadi di tengah menguatnya ekspektasi bahwa BoJ masih membuka ruang untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut pada tahun 2026. Pandangan ini memberikan dukungan bagi Yen Jepang (JPY), yang dalam beberapa pekan terakhir berusaha memulihkan diri setelah periode pelemahan berkepanjangan terhadap mata uang utama lainnya.

Isyarat Kenaikan Suku Bunga Tambahan dari BoJ

Pada pertemuan kebijakan bulan Desember, BoJ mengejutkan pasar dengan menaikkan suku bunga acuannya menjadi 0,75% dari sebelumnya 0,50%, level tertinggi yang pernah dicapai dalam hampir tiga dekade terakhir. Keputusan ini menandai langkah penting dalam normalisasi kebijakan moneter Jepang setelah bertahun-tahun mempertahankan suku bunga ultra-rendah.

Lebih lanjut, ringkasan opini (Summary of Opinions) yang dirilis pada awal pekan ini menunjukkan bahwa sejumlah anggota dewan BoJ menilai kenaikan suku bunga tambahan masih diperlukan dalam waktu dekat. Para pembuat kebijakan menyoroti bahwa pelemahan Yen Jepang dan kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang sebagian disebabkan oleh tingkat suku bunga kebijakan yang masih terlalu rendah dibandingkan dengan laju inflasi domestik.

Pernyataan ini memperkuat persepsi pasar bahwa BoJ belum sepenuhnya selesai dengan siklus pengetatannya. Jika inflasi tetap bertahan di atas target dan tekanan harga domestik berlanjut, peluang kenaikan suku bunga tambahan akan tetap terbuka, sehingga berpotensi memperkuat JPY dalam jangka menengah.

Dukungan Tambahan dari Sikap Pemerintah Jepang

Selain sinyal dari bank sentral, dukungan terhadap Yen Jepang juga datang dari pernyataan pejabat pemerintah. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menyampaikan bahwa pemerintah memiliki kebebasan untuk merespons pergerakan nilai tukar yang dianggap berlebihan. Pernyataan ini dipandang sebagai bentuk intervensi verbal, yang sering kali digunakan Jepang untuk menahan pelemahan Yen yang terlalu tajam.

Komentar semacam ini dapat menciptakan angin sakal bagi pasangan EUR/JPY, karena meningkatkan kewaspadaan pasar terhadap potensi langkah lanjutan dari otoritas Jepang, baik dalam bentuk pernyataan tambahan maupun kebijakan yang lebih konkret.

Euro Dapat Dukungan dari Kebijakan ECB yang Lebih Stabil

Di sisi lain, pelemahan Euro (EUR) terhadap Yen cenderung terbatas, seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa siklus pemangkasan suku bunga ECB saat ini mendekati akhir. Pada pertemuan awal bulan ini, ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya, dan memberikan sinyal bahwa kebijakan tersebut kemungkinan akan dipertahankan untuk beberapa waktu ke depan.

Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan bahwa tingginya tingkat ketidakpastian ekonomi global membuat bank sentral tidak dapat memberikan panduan ke depan yang tegas terkait arah suku bunga. Ia menekankan bahwa keputusan kebijakan akan diambil secara bergantung pada data, dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya.

Pendekatan yang hati-hati ini membantu menahan tekanan jual terhadap Euro, karena pasar mulai menyesuaikan ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga tambahan oleh ECB akan berlangsung lebih lambat dan terbatas.

Ekspektasi Pasar terhadap ECB

Berdasarkan harga di pasar uang, peluang pemangkasan suku bunga ECB sebesar 25 basis poin pada Februari 2026 masih berada di bawah 10%. Angka ini mencerminkan pandangan bahwa ECB cenderung menahan suku bunga lebih lama, selama inflasi belum sepenuhnya kembali ke target dan kondisi ekonomi belum cukup lemah untuk memicu pelonggaran agresif.

Ekspektasi ini berkontribusi dalam menjaga daya tarik Euro, meskipun perbedaan arah kebijakan dengan BoJ membuat EUR/JPY sulit mencatat kenaikan signifikan dalam waktu dekat.

Dinamika EUR/JPY di Tengah Likuiditas Tipis

Dengan likuiditas pasar yang menipis menjelang libur akhir tahun, pergerakan EUR/JPY kemungkinan akan tetap terbatas dalam rentang sempit. Namun, kondisi likuiditas rendah juga berpotensi memperbesar reaksi pasar terhadap pernyataan atau data ekonomi yang tak terduga.

Dalam jangka pendek, pergerakan pasangan ini akan sangat dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi kebijakan BoJ. Setiap sinyal tambahan mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga dapat memperkuat Yen dan menekan EUR/JPY lebih jauh. Sebaliknya, jika data ekonomi zona euro menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari perkiraan, Euro berpotensi menemukan dukungan tambahan.

Prospek Teknis Singkat

Secara teknikal, bertahannya EUR/JPY di bawah level 184,00 menunjukkan bahwa area tersebut masih berfungsi sebagai resistance penting. Selama harga gagal menembus level ini secara meyakinkan, tekanan ke bawah tetap mendominasi. Di sisi lain, area 183,50–183,00 dapat berperan sebagai zona support awal yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

Secara keseluruhan, EUR/JPY bergerak stabil dengan kecenderungan tertekan ringan, mencerminkan keseimbangan antara dukungan Yen dari sinyal pengetatan BoJ dan penopang Euro dari ekspektasi berakhirnya siklus pemangkasan suku bunga ECB. Dengan fokus pasar yang masih tertuju pada arah kebijakan moneter dan kondisi likuiditas yang menipis, pasangan mata uang ini kemungkinan akan tetap bergerak hati-hati dalam waktu dekat.

Team

One thought on “EUR/JPY Tertahan di Bawah 184,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *