EUR/GBP Bertahan di Bawah 0,8750, Pasar Menimbang Arah Kebijakan ECB dan Bank of England

EUR/GBP bergerak di bawah 0,8750 seiring penguatan pound sterling dan sikap hati-hati Bank of England. Pasar kini menanti kejelasan arah…
1 Min Read 1 14

EUR/GBP bergerak di bawah 0,8750 seiring penguatan pound sterling dan sikap hati-hati Bank of England. Pasar kini menanti kejelasan arah kebijakan ECB dan BoE ke depan.

EUR/GBP Melemah Tipis, Pound Sterling Ambil Alih Momentum

Pasangan mata uang EUR/GBP mencatat pelemahan ringan pada awal perdagangan sesi Eropa Senin, setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya. Nilai tukar bergerak di sekitar 0,8720, masih bertahan di bawah ambang psikologis 0,8750. Tekanan terhadap pasangan ini muncul seiring menguatnya Pound Sterling, yang mendapat dukungan dari pandangan pasar terhadap prospek kebijakan moneter Bank of England (BoE) yang dinilai semakin berhati-hati.

Pergerakan EUR/GBP saat ini mencerminkan tarik-menarik sentimen antara euro dan pound, di mana investor terus menilai perbedaan arah kebijakan antara dua bank sentral utama Eropa. Sementara BoE menunjukkan kehati-hatian dalam melonggarkan kebijakan lebih lanjut, Bank Sentral Eropa (ECB) mulai memberi sinyal bahwa siklus pelonggaran suku bunga kemungkinan telah mendekati akhir.

Nada Hati-Hati BoE Dukung Pound Sterling

Pound Sterling memperoleh sokongan setelah pernyataan Gubernur BoE Andrew Bailey, yang menegaskan bahwa meskipun pelonggaran kebijakan moneter masih mungkin dilakukan, ruang untuk pemangkasan suku bunga tambahan sangat terbatas. Bailey menyebut bahwa suku bunga acuan Inggris kini semakin mendekati level netral, sehingga setiap langkah lanjutan harus dipertimbangkan secara hati-hati dan sangat bergantung pada data ekonomi terbaru.

BoE sebelumnya telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, menurunkan suku bunga kebijakan menjadi 3,75%. Keputusan tersebut diambil melalui pemungutan suara yang ketat 5–4, mencerminkan kekhawatiran internal mengenai inflasi yang masih persisten. Kondisi ini memperkuat persepsi pasar bahwa BoE tidak akan tergesa-gesa melanjutkan pelonggaran agresif, sehingga mendukung nilai tukar pound.

Inflasi Inggris Masih Jadi Tantangan BoE

Meskipun inflasi Inggris telah menunjukkan tanda-tanda perlambatan, tekanan harga masih belum sepenuhnya terkendali. Inflasi konsumen turun menjadi 3,2% pada November, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada jauh di atas target 2% yang ditetapkan BoE.

Di sisi pertumbuhan, ekonomi Inggris menunjukkan kinerja yang relatif lemah. Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 0,1% pada kuartal ketiga, sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun, BoE memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan datar pada kuartal keempat, mencerminkan tekanan dari suku bunga tinggi dan melemahnya permintaan domestik.

Kombinasi inflasi yang masih tinggi dan pertumbuhan yang rapuh membuat BoE berada dalam posisi sulit, sehingga memperkuat sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan selanjutnya.

Euro Berpotensi Temukan Dukungan dari ECB

Di sisi lain, euro berpeluang mendapatkan dukungan dari sinyal bahwa siklus pemangkasan suku bunga ECB mungkin telah berakhir. Sejumlah pelaku pasar mulai memperkirakan bahwa ECB akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk periode yang lebih panjang, terutama jika inflasi terus bergerak menuju target.

Pasar uang saat ini hanya memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga ECB sebesar 25 basis poin pada Februari 2026, dengan probabilitas yang masih di bawah 10%. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa ruang pelonggaran ECB semakin terbatas, berbeda dengan ekspektasi sebelumnya yang lebih dovish.

Pendekatan Data-Dependent ECB Perkuat Euro

Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan bahwa bank sentral tidak dapat memberikan panduan ke depan yang pasti terkait perubahan suku bunga, mengingat tingginya ketidakpastian ekonomi global. Lagarde menekankan bahwa keputusan ECB akan diambil berdasarkan pendekatan data-dependent, dengan evaluasi dilakukan pada setiap pertemuan kebijakan.

Pernyataan ini memperkuat persepsi bahwa ECB tidak akan tergesa-gesa menurunkan suku bunga lebih lanjut tanpa bukti kuat bahwa inflasi benar-benar terkendali. Sikap ini berpotensi menjadi faktor penahan pelemahan euro, terutama jika data ekonomi zona euro menunjukkan stabilisasi.

Dinamika EUR/GBP Jelang Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun, pergerakan EUR/GBP diperkirakan akan tetap terbatas dalam rentang sempit, seiring likuiditas pasar yang menurun dan minimnya rilis data ekonomi utama. Investor cenderung menahan posisi besar sambil menunggu kejelasan arah kebijakan moneter di awal tahun depan.

Dalam jangka pendek, pasangan ini masih rentan terhadap pergerakan yang dipicu oleh pernyataan pejabat bank sentral atau rilis data inflasi dan pertumbuhan dari Inggris maupun zona euro. Selama BoE mempertahankan nada hati-hati dan ECB menunjukkan tanda-tanda jeda pelonggaran, EUR/GBP kemungkinan akan bergerak fluktuatif di bawah level 0,8750.

Analisis Teknis Singkat EUR/GBP

Secara teknikal, area 0,8750 menjadi resistance penting bagi EUR/GBP. Selama pasangan ini bertahan di bawah level tersebut, tekanan ke bawah masih berpotensi berlanjut. Support terdekat berada di sekitar 0,8700, dengan penurunan lebih lanjut membuka peluang pengujian area 0,8650.

Sebaliknya, jika euro mendapat dorongan dari data ekonomi yang positif atau pergeseran ekspektasi ECB, rebound menuju 0,8800 tetap terbuka, meskipun memerlukan katalis yang kuat.

EUR/GBP saat ini bergerak di bawah level 0,8750, dipengaruhi oleh penguatan Pound Sterling dan sikap hati-hati Bank of England terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Di sisi lain, euro berpotensi menemukan dukungan dari sinyal bahwa siklus pemangkasan suku bunga ECB telah mendekati akhir. Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, pasar akan terus mencermati pernyataan bank sentral dan data ekonomi sebagai penentu arah EUR/GBP ke depan.

Team

One thought on “EUR/GBP Bertahan di Bawah 0,8750, Pasar Menimbang Arah Kebijakan ECB dan Bank of England

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *