Pasar valas bergerak relatif stabil di awal pekan setelah volatilitas tinggi pekan lalu, dengan fokus investor tertuju pada agenda bank sentral utama dan rilis data ekonomi penting global.
Pasar Valas Memulai Pekan dengan Nada Hati-Hati
Setelah melewati pekan sebelumnya yang diwarnai volatilitas tinggi, pasar keuangan global memasuki awal minggu dengan pergerakan yang relatif tenang pada Senin, 15 Desember. Investor tampak menahan diri dan memilih sikap wait and see menjelang rangkaian agenda penting, mulai dari keputusan bank sentral utama hingga rilis data ekonomi berdampak tinggi yang dijadwalkan sepanjang pekan ini.
Kondisi pasar yang lebih stabil ini mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar setelah reaksi tajam terhadap kebijakan moneter Federal Reserve pekan lalu. Dengan sejumlah bank sentral utama seperti Bank of England (BoE) dan European Central Bank (ECB) yang akan menyampaikan keputusan kebijakan mereka, serta data ketenagakerjaan dan inflasi dari berbagai negara, fokus investor kini beralih pada potensi arah kebijakan moneter global menjelang akhir tahun.
Dolar AS Masih Tertekan Pasca Kebijakan The Fed
Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan fase pelemahannya setelah mengalami penurunan tajam pasca pengumuman kebijakan Federal Reserve pada pertengahan pekan lalu. DXY tercatat menutup minggu ketiga berturut-turut di zona negatif, mencerminkan berkurangnya daya tarik Dolar AS di tengah ekspektasi kebijakan yang lebih akomodatif.
Pada awal perdagangan Senin, indeks dolar bergerak sideways sedikit di bawah level 98,50, menunjukkan absennya katalis kuat dalam sesi Asia dan awal Eropa. Para pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada komentar lanjutan dari pejabat The Fed, yang dapat memberikan petunjuk tambahan terkait arah suku bunga pada 2026.
Sorotan utama berikutnya adalah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Oktober, yang dijadwalkan pada hari Selasa. Data ketenagakerjaan ini diperkirakan menjadi penentu penting bagi ekspektasi pasar terhadap prospek ekonomi AS dan langkah kebijakan moneter The Fed ke depan.
Sentimen Risiko Global Sedikit Membaik
Di sisi pasar saham, indeks saham berjangka AS bergerak naik sekitar 0,3% pada pagi hari di Eropa, menandakan membaiknya selera risiko investor. Sentimen ini turut didukung oleh perkembangan geopolitik, di mana Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dilaporkan membuka peluang untuk mengesampingkan ambisi lama bergabung dengan NATO dalam upaya mencapai kesepakatan damai dengan Rusia.
Menurut laporan Reuters, Zelenskiy melakukan pembicaraan intensif selama lima jam dengan utusan Amerika Serikat di Berlin, dengan diskusi lanjutan dijadwalkan pada hari Senin. Harapan akan deeskalasi konflik tersebut memberikan sentimen positif terbatas bagi pasar global, meskipun investor tetap berhati-hati terhadap perkembangan selanjutnya.
USD/CAD Stabil Menjelang Data Inflasi Kanada
Pasangan USD/CAD memulai sesi Eropa dengan pergerakan relatif stabil, bertahan di atas level 1,3750, setelah melemah lebih dari 0,3% pada pekan sebelumnya. Fokus utama pelaku pasar kini tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Kanada untuk bulan November, yang akan diumumkan oleh Badan Statistik Kanada pada paruh kedua hari ini.
Inflasi tahunan Kanada diperkirakan meningkat menjadi 2,4% dari 2,2% pada Oktober. Hasil data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan Bank of Canada (BoC), khususnya terkait waktu dan skala pelonggaran moneter berikutnya.
EUR/USD Konsolidasi Jelang Keputusan ECB
Di Eropa, pasangan EUR/USD berhasil menutup perdagangan minggu lalu di atas level 1,1700, setelah mencatatkan reli selama tiga hari berturut-turut. Namun, memasuki awal pekan ini, pergerakan euro cenderung berkonsolidasi di bawah area 1,1750, mencerminkan kehati-hatian investor menjelang pertemuan kebijakan European Central Bank (ECB) pada hari Kamis.
Pasar akan mencermati tidak hanya keputusan suku bunga ECB, tetapi juga nada pernyataan dan proyeksi ekonomi terbaru. Dengan inflasi kawasan euro yang menunjukkan tanda-tanda moderasi, setiap indikasi perubahan arah kebijakan akan berdampak signifikan terhadap pergerakan euro.
Yen Jepang Menguat, USD/JPY Turun ke 155,00
Di Asia, komentar dari pejabat senior Bank of Japan (BoJ) mengenai survei Tankan turut memengaruhi pergerakan Yen Jepang. Perusahaan-perusahaan Jepang melaporkan meredanya ketidakpastian kebijakan perdagangan AS serta permintaan kuat di sektor teknologi tinggi, yang secara keseluruhan memperbaiki sentimen bisnis domestik.
Seiring dengan meningkatnya ekspektasi kebijakan BoJ yang lebih hawkish, pasangan USD/JPY kembali berada di bawah tekanan dan turun menuju level 155,00 pada awal perdagangan Senin, mencatatkan penurunan sekitar 0,5% secara harian. Pergerakan ini menegaskan bahwa Yen kembali menarik minat sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian global.
Emas Tetap Kuat di Tengah Pelemahan Dolar
Harga emas melanjutkan tren bullish setelah mencatatkan kenaikan lebih dari 2% pada pekan lalu. Pada pagi hari di Eropa, logam mulia ini bergerak naik menuju $4.350, didukung oleh pelemahan Dolar AS dan ekspektasi suku bunga global yang lebih rendah.
Kombinasi faktor tersebut membuat emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai, terutama menjelang padatnya agenda kebijakan moneter dan potensi volatilitas pasar di paruh kedua pekan ini.
GBP/USD Bergerak Terbatas Menjelang Keputusan BoE
Sementara itu, pasangan GBP/USD mengalami koreksi ringan setelah menyentuh level tertinggi sejak pertengahan Oktober di sekitar 1,3440 pada hari Kamis lalu. Pasangan ini ditutup sedikit lebih rendah pada Jumat dan memasuki awal pekan dengan pergerakan sideways di atas 1,3350.
Investor kini menantikan keputusan Bank of England (BoE) yang akan diumumkan pada hari Kamis. Dengan inflasi Inggris yang masih menjadi perhatian utama, arah kebijakan BoE berpotensi memberikan volatilitas signifikan pada pergerakan Pound Sterling.
Awal pekan di pasar valas ditandai dengan pergerakan yang relatif tenang dan konsolidatif, seiring investor mempersiapkan diri menghadapi agenda bank sentral dan rilis data ekonomi utama. Meski volatilitas mereda sementara, potensi pergerakan besar tetap terbuka lebar dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang keputusan ECB, BoE, serta data penting dari Amerika Serikat.
One thought on “Pasar Valuta Asing Bergerak Tenang di Awal Pekan”